Tanah kosong milik Pemkot Jakpus direncanakan jadi pertanian perkotaan

Tanah kosong milik Pemkot Jakpus direncanakan jadi pertanian perkotaan


Jakarta (LGMI NEWS) – Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan aset tanah yang masih kosong dan belum diolah oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat segera difungsikan sebagai lahan pertanian perkotaan (urban farming) sehingga dapat mendukung ketahanan pangan warga khususnya di tengah pandemi COVID-19.

“Memang lahan-lahan yang kosong dan memang aset Pemkot Jakarta Pusat lebih baik dimanfaatkan. Kita sudah ada contoh satu itu di Cempaka Putih, asetnya milik Sudin Pertamanan dan Hutan Kota itu kita jadikan lahan bertanam sayuran hidroponik,” kata Irwandi saat ditemui di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Selasa.

Irwandi mengatakan sayuran-sayuran atau tanaman yang ditanam di lahan pemerintah itu nantinya bisa dipanen dan digunakan oleh warga sekitar.

“Jadi memang selain agar tanahnya tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab, biar kami kelola dan hasil kebunnya bisa dimanfaatkan oleh warga-warga sekitar,” ujar Irwandi.

Mantan Kepala Dinas UMKM DKI itu pun mengatakan sayuran yang ditanam di lahan milik pemkot itu akan dapat dipanen dalam waktu paling lama dua minggu.

“Intinya yang cepat buat dipanen, jadi betul-betul bisa membantu ketahanan pangan masyarakat. Apalagi berkaca sekarang lagi pandemi kan,” ujar Irwandi.

Baca juga: Sudin KPKP membuat mina padi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara

Baca juga: Sudin KPKP Jaksel ajak warga isi liburan dengan bercocok tanam

Petani kota Abdulrahman (58) melakukan perawatan tanamannya di kebun di atas rumahnya, di kawasan Cipete, Jakarta, Kamis (14/11/2019). Konsep pertaniaan perkotaan atau “urban farming” menjadi solusi masyarakat Jakarta untuk bercocok tanam atau berkebun di tengah-tengah tingginya harga lahan di Ibu Kota. LGMI NEWS FOTO/Aprillio Akbar/ama


Kepala Suku Badan Aset Pemerintah Kota Jakarta Pusat Sofian Gani mengatakan pihaknya akan mendata ulang aset-aset lahan kosong yang dapat difungsikan sebagai lahan pertanian perkotaan (urban farming) sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat di Jakarta Pusat.

“Kami dukung program ‘urban farming’ itu, nanti kami koordinasikan lebih lanjut dengan UKPD-UKPD yang memiliki lahan apakah lahan kosong itu akan dipergunakan atau tidak,” katanya.

Dia menilai bagus lahan kosong diubah menjadi “urban farming” karena dapat mencegah lahan itu diserobot oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Pewarta: Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
LGMI NEWS 2020

Ingin Berkomentar?

//zuphaims.com/afu.php?zoneid=3065082