PSBB Jakarta, jumlah penumpang di Stasiun Manggarai menurun

PSBB Jakarta, jumlah penumpang di Stasiun Manggarai menurun


Untuk sementara ada penurunan jumlah penumpang

Jakarta (LGMI NEWS) – Jumlah penumpang KRL di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, pada hari pertama diberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta mengalami penurunan.

Pantauan LGMI NEWS di Stasiun Manggarai, ​​​​​​pada jam pulang kerja 16.30 WIB, suasana di stasiun transit tampak normal dan tidak terjadi antrean panjang penumpang.

Kepala Stasiun Manggarai Hendrik Muliyanto membenarkan adanya penurunan jumlah penumpang. “Untuk sementara ada penurunan jumlah penumpang,” ujar Hendrik.

Baca juga: Sudin Nakertrans Jakbar sidak PSBB di perkantoran

Baca juga: Satgas COVID-19 akui dilibatkan dalam penyusunan Pergub PSBB Jakarta

Penumpang kereta jurusan Bekasi menunggu kereta berangkat di Stasiun Manggarai pada jam pulang kerja di hari pertama penerapan PSBB jilid dua, Senin (14/9/2020). LGMI NEWS/Laily Rahmawaty/am.


Hendrik tidak merinci persentase penurunan jumlah penumpang di Stasiun Manggarai pada hari pertama PSBB Total kedua diberlakukan.

Berdasarkan keterangan tertulis dari PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), jumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) turun sebanyak 19 persen menjadi 92.546 orang pada Senin hingga pukul 08.00 WIB dibandingkan Senin (7/9) pekan lalu yang mencapai 114.075 pengguna pada waktu yang sama.

“Penurunan jumlah pengguna tercatat di hampir seluruh stasiun KRL,” kata Vice President Corporate Communication PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Anne Purba.

Terkait penerapan protokol kesehatan di Stasiun Manggarai, petugas layanan informasi setiap detik menginformasikan soal pendisiplinan protokol kesehatan lewat pengerah suara (toa) di peron stasiun.

Petugas tersebut juga mengingatkan warga agar tertib pada saat berpindah kereta, tidak berkerumun dan mengarahkan untuk menggunakan akses pintu yang telah disediakan.

Selain itu, di area stasiun juga terdapat petugas dari Marinir TNI Angkatan Laut dan juga Kepolisian. Mereka berjaga di setiap peron untuk mengawasi aktivitas penumpang agar menerapkan physical distancing (jaga jarak fisik) pada saat menunggu kedatangan kereta.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
LGMI NEWS 2020

Ingin Berkomentar?

//azoaltou.com/afu.php?zoneid=3065082