Kali Tambun Rengas dinormalisasi untuk antisipasi banjir

Kali Tambun Rengas dinormalisasi untuk antisipasi banjir


Jakarta (LGMI NEWS) – Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Timur melakukan normalisasi Kali Tambun Rengas, Cakung Timur, Kecamatan Cakung, Selasa, untuk mengantisipasi banjir.

“Kegiatan yang sudah berjalan kurang lebih dua minggu ini untuk mengatasi genangan yang sering terjadi saat musim hujan,” kata Kasi Pembangunan dan Peningkatan Drainase Sudin SDA Jakarta Timur, Teuku Saugi Zikri di Jakarta, Selasa.

Sedimentasi Kali Tambun Rengas di RW 08 Cakung Timur dikeruk hingga kedalaman 3 meter dengan lebar 12 meter sepanjang 300 meter.

“Kondisi pada Oktober lalu seluruh penghuni direlokasi ke Rusun Rawa Bebek, Cakung. Sehingga kini SDA bisa melakukan normalisasi kali tersebut tanpa ada hambatan,” katanya.

Saugi mengatakan normalisasi Kali Tambun Rengas ini dilakukan dalam rangka penanggulangan banjir di lokasi tersebut.

Kondisi sungai sebelumnya telah menyempit akibat sedimentasi. “Sebelumnya lebar kali hanya 2-3 meter dan akan kita kembalikan sesuai lembar rencana kota (LRK) ada 12 meter,” kata Saugi.

Baca juga: Pembangunan embung di lokasi rawan banjir Jakarta Barat dipercepat

Baca juga: Antisipasi banjir, Jakarta Selatan keruk Kali Krukut

Untuk melakukan normalisasi, pihaknya mengerahkan empat alat berat. Yakni jenis Long Arm dua unit, eskavator standar satu unit dan eskavator mini satu unit.

Selain itu ada sepuluh unit dump truk untuk mengangkut tanah bekas galian dan lumpur. Karena di area sepanjang 300 meter itu juga dipenuhi dengan tanah sedimentasi, lumpur dan rawa.

“Agar lebih kokoh nantinya kita pasangi turap dengan batu kali di sepanjang 300 meter itu. Saat ini kita baru tahap awal penggalian tanahnya terlebih dulu,” ujar Saugi.

Kali Tambun Rengas ini akan dihubungkan dengan Waduk SIT C menggunakan sodetan yang dibangun oleh pengembang Jakarta Garden City.

Saat ini kondisi kali belum terhubung ke Waduk SIT C karena kondisinya terputus oleh banyaknya bangunan liar dan sedimentasi.

Pekerjaan normalisasi saat ini baru sekitar 15 persen dan ditargetkan pada akhir Desember 2020 rampung. “Personel yang dilibatkan dalam kegiatan ini sekitar 40 anggota Satgas SDA Jakarta Timur,” katanya.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
LGMI NEWS 2020

Ingin Berkomentar?

//stawhoph.com/afu.php?zoneid=3065082